Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/Rizal)

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan anggaran untuk kegiatan pemilihan umum (pemilu) sudah diserahkan kepada instansi terkait. Alokasinya mengikuti yang ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) 2019.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan pencairan anggaran dilakukan oleh masing-masing kementerian/lembaga (K/L). Dalam hal ini, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

“Tergantung di masing-masing K/L. Bisa ditanyakan ke KPU dan Bawaslu. K/L yang melaksanakan kegiatan dan mencairkan anggarannya,” kata Askolani kepada Medcom.id, di Jakarta, Jumat, 4 Januari 2019.

Tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pemilu dan pilpres sebesar Rp24,8 triliun. Anggaran ini mengalami kenaikan tiga persen atau sekitar Rp700 miliar dibandingkan dengan anggaran pemilu dan pilpres lima tahun lalu.

Sementara dibandingkan dengan anggaran pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun lalu, anggaran pemilu dan pilpres tahun ini naik sekitar Rp8,8 triliun. Anggaran Pilkada Serentak 2018 sebesar Rp16 triliun.

Sebelumnya, KPU berharap pencairan anggaran Pemilu 2019 bisa dilakukan di awal Januari ini. Ketua KPU Arief Budiman menyebut ketersediaan anggaran akan mendukung suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi tahun ini.

(AHL)