Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim. (FOTO: AFP)

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan mundurnya Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim untuk bergabung di sektor swasta.

“Beliau menyampaikan akan gabung untuk satu perusahaan atau sektor swasta di bidang infrastruktur. Karena ini sesuai dengan apa yang beliau bayangkan,” tutur wanita yang kerap disapa Ani ini, di Hotel Ritz-Carlton Pasific Place, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

Ani menuturkan kepindahan Kim ke sektor swasta tersebut agar lebih banyak berguna bagi negara-negara berkembang di dunia.

“Saya rasa keputusan Presiden Kim dihormati saja, Indonesia salah satu anggota Bank Dunia tentu mengharapkan lembaga ini dapat dijaga dari sisi visi misi untuk menjaga fungsinya dan terus meningkatkan pemerataan dan kesejahteraan,” papar Ani.

Baca: Presiden Bank Dunia Mengundurkan Diri

Menurut dia dua misi yang disampaikan Bank Dunia sangat relevan bagi banyak negara di dunia yaitu bagaimana menuntaskan kemiskinan serta bagaimana menciptakan pemerataan dan kesejahteraan secara lebih baik.

Presiden Kelompok Bank Dunia Jim Yong Kim mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri dari posisinya, setelah lebih dari enam tahun di lembaga pemberi pinjaman internasional itu.

“CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva akan berperan sebagai presiden sementara yang efektif mulai 1 Februari,” kata Bank Dunia dalam sebuah pernyataannya, seperti dilansir dari Antara, Selasa, 8 Januari 2019.

Pengunduran diri Kim dari Bank Dunia tidak terduga, karena ia ditunjuk untuk masa jabatan lima tahun kedua sebagai presiden bank pembangunan multilateral itu pada 2016.

Kim pertama kali menjadi Presiden Bank Dunia ke-12 pada 1 Juli 2012. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia menjabat sebagai Presiden Dartmouth College.

(AHL)